Peringatan Hari Pahlawan 10 November


11 Nov 2022/heni susilowati, s. e. m. m/berita/88 View

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Studi Ekonomi Modern (STIE STEKOM) memperingati hari Pahlawan di aula STIE STEKOM. Peringatan hari Pahlawan yang jatuh pada hari Kamis, 10 Novemver 2022 diperingati oleh sivitas akademika STIE STEKOM untuk ikut mengheningkan cipta secara serentak selama 45 detik. Peringatan ini dilakukan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur membela Tanah Air. Dewasa kini, ditengah para muda-mudi Indonesia yang mulai melupakan momentum perjuangan para pahlawan, baik itu karena lupa atau karena pemuda masa kini merasa kehilangan esensi dari peringatan yang berakhir sebagai rutinitas tanpa makna. Namun, masih ada muda-mudi Indonesia yang ingat, peduli, dan ikut memberi penghargaan atas jasa para pejuang.

Momentum hari pahlawan rupanya ikut direfleksikan juga oleh sejumlah mahasiswa STIE STEKOM melalui Divisi Seni dan Olahraga (SOR) mengadakan lomba keluwesan berbusana dengan memakai busan daerah dan atau batik di lingkungan kampus.  Melalui momen ini, memang sudah selayaknya kita kembali menyadari tugas dan kewajiban untuk tetap menghargai, meneladani, serta melanjutkan perjuangan para pahlawan. Kini, bentuk perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan melalui tindakan aplikatif yang dapat dimulai dari lingkungan terdekat.

Pada praktiknya, memperingati perjuangan para pahlawan memang tidak harus dengan cara yang besar, mewah, dan meriah; mengenakan batik sebagai wujud cinta dan hormat kepada para pejuang juga baik. Selain mengenakan batik, para kaum intelektual muda diharapkan untuk tetap berkarya dan berkontribusi bagi almamater melalui prestasi akademik dan nonakademik.  Dalam sambutanya Ketua  STIE STEKOM ibu Heni Susilowati, S.E.M.M beliau mengingatkan kembali agar para mahasiswa terus menjunjung tinggi kebersamaan dalam bentuk kerja nyata sebagai balasan atas jasa para pahlawan, “ setiap anak bangsa dapat menjadi pahlawan masa kini dengan melakukan hal-hal seperti membantu sesame yang terkena musibah, menjunjung tinggi NKRI sampai dengan tidak menyebarkan berita-berita hoax. Hal-hal ini merupakan bentuk nyata yang dapat kita lakukan untuk membalas jasa para pahlawan, sebagai mana pernyataan bung karno “ hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar…” oleh sebab itu, mari bersama kita junjung tinggi kedaulatan dan sifat kepahlawanan untuk menuju bangsa yang maju” tuturnya.  (HNS)