Kemdiktisaintek dan Yaman Perkuat Kerja Sama Pendidikan Tinggi dan Riset, Fokus Tingkatkan Kolaborasi STEM


02 Jul 2026/wizdan ulum/Informasi/14 View

Kemdiktisaintek dan Yaman memperkuat kerja sama pendidikan tinggi dan riset sebagai bagian dari upaya memperluas kolaborasi akademik antara kedua negara. Langkah tersebut diwujudkan melalui pertemuan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dengan Duta Besar Yaman untuk Indonesia, Salem Ahmed Balfakeeh, di Kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, pada Kamis, 2 Juli.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan hubungan bilateral di sektor pendidikan tinggi, mulai dari pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, pengembangan kurikulum, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kedua negara juga sepakat memperluas kerja sama pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang dinilai memiliki peran strategis dalam pembangunan.

 

Hubungan Pendidikan Indonesia dan Yaman Sudah Terjalin Erat

Mendiktisaintek Brian Yuliarto menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Yaman di bidang pendidikan bukanlah hal baru. Selama bertahun-tahun, banyak tenaga pendidik Indonesia yang menempuh pendidikan di Yaman dan memperoleh pengalaman akademik yang memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan di Tanah Air.

Menurut Brian, hubungan yang telah terjalin tersebut menjadi fondasi kuat untuk mengembangkan kerja sama yang lebih luas pada masa mendatang. Karena itu, pemerintah Indonesia juga mengundang lebih banyak mahasiswa asal Yaman untuk melanjutkan pendidikan di Indonesia, khususnya pada program-program yang berkaitan dengan STEM.

Ia berharap peningkatan jumlah mahasiswa internasional dari Yaman dapat memperkuat hubungan antar kampus sekaligus mendorong lahirnya berbagai kolaborasi akademik dan penelitian.

 

Yaman Ingin Lebih Banyak Mahasiswa Belajar di Indonesia

Duta Besar Yaman untuk Indonesia, Salem Ahmed Balfakeeh, menyampaikan bahwa hubungan pendidikan antara kedua negara telah berlangsung sejak lama dan terus berkembang.

Saat ini terdapat sekitar 8.000 mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di Yaman. Sementara itu, jumlah mahasiswa Yaman yang belajar di Indonesia baru sekitar 270 orang.

Menurutnya, angka tersebut masih memiliki peluang untuk ditingkatkan. Oleh karena itu, Pemerintah Yaman berharap semakin banyak mahasiswa asal negaranya yang memilih Indonesia sebagai tujuan pendidikan tinggi.

 

BACA JUGA: Indonesia dan Inggris Perkuat Kolaborasi Riset Nanoteknologi untuk Tingkatkan Daya Saing Penelitian

 

Pemerintah Yaman Siap Permudah Proses Visa

Sebagai bentuk dukungan terhadap kerja sama pendidikan tinggi, Pemerintah Yaman menyatakan kesiapannya memberikan kemudahan proses visa bagi mahasiswa maupun akademisi Indonesia yang akan melanjutkan studi atau melakukan kegiatan akademik di Yaman. Selain itu, pihak Kedutaan Besar Yaman juga mengusulkan agar Program Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB) kembali dapat diakses oleh mahasiswa asal Yaman.

Pemerintah Yaman menyatakan siap mendukung penerapan mekanisme seleksi yang lebih ketat apabila diperlukan sehingga kualitas penerima beasiswa tetap sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia.

 

Kolaborasi Riset dan Pengembangan SDM Jadi Prioritas

Selain membahas peningkatan pertukaran mahasiswa, Kemdiktisaintek dan Yaman juga menjajaki peluang kerja sama yang lebih luas di bidang pendidikan tinggi dan penelitian. Beberapa sektor yang menjadi fokus pembahasan meliputi kolaborasi riset, pengembangan kurikulum, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pertukaran tenaga pendidik, hingga pertukaran pejabat antarlembaga pendidikan tinggi.

Melalui berbagai bentuk kerja sama tersebut, kedua negara berharap dapat membangun ekosistem pendidikan tinggi yang semakin kuat, mendorong inovasi bersama, serta menghasilkan penelitian yang memberikan manfaat bagi masyarakat di kedua negara.

 

Kerja Sama STEM Diharapkan Semakin Berkembang

Penguatan kerja sama pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) menjadi salah satu agenda utama dalam pembahasan antara Indonesia dan Yaman. Bidang STEM dinilai memiliki peran penting dalam menghasilkan lulusan yang mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri global. Dengan memperluas kolaborasi pada sektor ini, kedua negara berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperkuat daya saing sumber daya manusia.

 

Pertemuan antara Kemdiktisaintek dan Pemerintah Yaman menjadi langkah strategis dalam mempererat hubungan bilateral di bidang pendidikan tinggi dan riset. Komitmen untuk meningkatkan pertukaran mahasiswa, memperluas kolaborasi riset, mengembangkan program STEM, serta membuka kembali peluang melalui Program Beasiswa KNB menunjukkan keseriusan kedua negara dalam membangun kemitraan akademik yang berkelanjutan.

Ke depan, kerja sama ini diharapkan tidak hanya meningkatkan mobilitas mahasiswa dan akademisi, tetapi juga menghasilkan inovasi, penelitian berkualitas, serta memperkuat hubungan Indonesia dan Yaman dalam menghadapi tantangan pendidikan global.

 

Sumber Berita:

Kemdiktisaintek Jajaki Peluang Kerja sama di Bidang Perguruan Tinggi dan Riset Bersama Yaman