Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026, Duel Ronaldo dan Modric Warnai Perebutan Tiket 16 Besar


02 Jul 2026/wizdan ulum/berita/19 View

Portugal vs Kroasia menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Laga yang dijadwalkan berlangsung di Toronto Stadium, Toronto, Ontario, Kanada  pada Jumat, (3/6/2026) pagi WIB itu tidak hanya mempertemukan dua tim kuat Eropa, tetapi juga berpotensi menjadi panggung terakhir dua legenda sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo dan Luka Modric di ajang Piala Dunia. Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama tampil kompetitif sepanjang fase grup.

 

Portugal Datang dengan Pertahanan Solid

Portugal melangkah ke fase gugur setelah menunjukkan organisasi permainan yang disiplin. Pada pertandingan terakhir Grup K Piala Dunia 2026, tim asuhan Roberto Martinez bermain imbang tanpa gol melawan Kolombia. Hasil tersebut cukup untuk mengamankan langkah mereka ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Sepanjang fase grup, Portugal dikenal memiliki pertahanan yang sulit ditembus. Kehadiran pemain berpengalaman seperti Ruben Dias di lini belakang membuat mereka mampu meredam sejumlah serangan lawan, meski efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah.

Cristiano Ronaldo tetap menjadi pusat perhatian, meski usianya telah menginjak 41 tahun, sang kapten masih diandalkan sebagai pemimpin sekaligus sosok yang mampu menentukan hasil pertandingan pada momen-momen penting.

 

Kroasia Bangkit Setelah Awal yang Sulit

Di kubu Kroasia, perjalanan menuju fase gugur tidak berjalan mulus. Mereka sempat mengalami kekalahan 2-4 dari Inggris pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026. Namun, Kroasia mampu bangkit dengan meraih kemenangan penting 2-1 atas Ghana pada pertandingan terakhir grup sehingga memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Luka Modric kembali menunjukkan perannya sebagai motor permainan tim. Pengalaman gelandang veteran tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga ritme permainan sekaligus membimbing para pemain muda Kroasia. Selain Modric, Kroasia juga masih mengandalkan sejumlah pemain berpengalaman seperti Josko GvardiolMateo Kovacic, dan Dominik Livakovic untuk menghadapi tekanan dari Portugal.

 

Duel Dua Generasi Emas Eropa

Pertandingan ini memiliki daya tarik tersendiri karena mempertemukan dua ikon sepak bola modern. Cristiano Ronaldo dan Luka Modric sama-sama berada di penghujung karier internasional mereka. Banyak pihak menilai Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi turnamen terakhir bagi kedua pemain tersebut, sehingga setiap pertandingan memiliki makna emosional yang besar bagi para penggemar sepak bola dunia.

Atmosfer pertandingan diperkirakan berlangsung luar biasa. Di Toronto, tempat laga digelar, komunitas Portugal dan Kroasia dikenal sangat besar sehingga stadion diprediksi dipenuhi suporter kedua negara. Bahkan, tingginya antusiasme membuat harga tiket di pasar sekunder melonjak tajam.

 

BACA JUGA: Amerika Serikat Singkirkan Bosnia dan Herzegovina 2-0, Tuan Rumah Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

 

Portugal Bermain untuk Mengenang Diogo Jota

Laga melawan Kroasia memiliki makna yang jauh lebih dalam bagi Portugal. Pertandingan ini bertepatan dengan satu tahun wafatnya striker Portugal, Diogo Jota, yang meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di Spanyol bersama sang adik, AndrĂ© Silva, pada 3 Juli 2025 waktu Portugal. Meski pertandingan dimainkan pada 2 Juli di Toronto, perbedaan zona waktu membuat saat laga berlangsung di Portugal telah memasuki 3 Juli, tepat satu tahun sejak tragedi tersebut.

Sejak awal turnamen, skuad Portugal terus membawa semangat Jota dalam perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Pelatih Roberto Martinez bahkan menetapkan Jota sebagai anggota kehormatan skuad, sementara gelandang Ruben Neves mengenakan nomor punggung 21 milik mendiang sebagai bentuk penghormatan. Para pemain juga memakai gelang khusus bertuliskan nama Jota yang diberikan oleh Perdana Menteri Portugal sebagai simbol bahwa sosok sang penyerang tetap menjadi bagian dari perjuangan tim nasional.

Martinez menegaskan bahwa timnya ingin melangkah sejauh mungkin di Piala Dunia sebagai bentuk penghormatan kepada mantan penyerang Liverpool tersebut. Gelandang Vitinha juga menyebut seluruh pemain memiliki motivasi tambahan untuk meraih kemenangan demi mengenang jasa Diogo Jota yang selama ini dikenal sebagai sosok penting di ruang ganti maupun di lapangan.

 

Peluang Kedua Tim

Portugal sedikit lebih diunggulkan berkat kedalaman skuad serta kualitas lini belakang yang konsisten sepanjang turnamen. Namun, Kroasia memiliki pengalaman menghadapi pertandingan besar dan dikenal mampu tampil efektif ketika memasuki fase gugur.

Beberapa faktor yang diperkirakan akan menentukan hasil pertandingan antara lain:

  • Efektivitas penyelesaian akhir kedua tim.
  • Penguasaan lini tengah yang akan dipimpin Bruno Fernandes dan Luka Modric.
  • Pengalaman pemain senior dalam menghadapi tekanan pertandingan hidup-mati.
  • Disiplin bertahan, mengingat kedua tim sama-sama memiliki organisasi permainan yang rapi.

 

Melihat performa sepanjang fase grup, pertandingan Portugal kontra Kroasia diprediksi berlangsung dengan tempo tinggi namun minim kesalahan. Kedua tim memiliki kualitas individu yang mampu mengubah jalannya pertandingan hanya dalam satu momen.

Selain menjadi perebutan tiket menuju 16 besar Piala Dunia 2026, laga ini juga menjadi kesempatan bagi para pencinta sepak bola untuk menyaksikan kemungkinan pertemuan terakhir Cristiano Ronaldo dan Luka Modric di panggung Piala Dunia. Faktor emosional tersebut dipastikan menambah nilai spesial dalam duel dua kekuatan Eropa ini.