Prediksi Prancis vs Swedia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Les Bleus Waspadai Kejutan Tim Asuhan Graham Potter


30 Jun 2026/wizdan ulum/berita/74 View

Laga Prancis vs Swedia menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Duel yang akan berlangsung pada di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat pada Rabu, (1/7/2026) dini hari WIB mempertemukan salah satu kandidat juara dengan tim kuda hitam yang berhasil melaju ke fase gugur setelah melalui perjuangan berat di babak penyisihan grup.

Prancis datang dengan status favorit setelah tampil sempurna di fase grup. Sementara itu, Swedia ingin kembali membuat kejutan dan membuktikan bahwa mereka mampu mengimbangi salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia.

 

Prancis Tampil Meyakinkan di Fase Grup

Skuad asuhan Didier Deschamps melangkah ke babak gugur dengan catatan tiga kemenangan dari tiga pertandingan. Les Bleus mengoleksi sembilan poin serta mencetak 10 gol, menjadikan mereka salah satu tim paling produktif sepanjang fase grup. Pada laga terakhir penyisihan grup, Prancis menaklukkan Norwegia dengan skor 4-1. Penampilan impresif tersebut semakin mengukuhkan status mereka sebagai salah satu unggulan utama untuk meraih gelar juara dunia.

Meski produktif dalam menyerang, Deschamps menegaskan timnya tidak akan mengubah identitas permainan yang ofensif. Menurutnya, kekuatan menyerang merupakan salah satu alasan utama Prancis mampu tampil konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Namun, ia juga mengingatkan para pemain agar tidak meremehkan SwediaPengalaman tersingkir secara mengejutkan dari Swiss pada babak 16 besar UEFA Euro 2020 menjadi pelajaran penting bagi Les Bleus untuk tetap fokus sejak menit pertama.

 

Swedia Datang Sebagai Underdog

Swedia lolos ke babak 32 besar setelah menjadi salah satu peringkat ketiga terbaik. Perjalanan mereka di fase grup terbilang naik turun. Mereka sempat menang telak 5-1 atas Tunisia, tetapi kemudian mengalami kekalahan dari Belanda sebelum bermain imbang melawan Jepang. Hasil tersebut cukup untuk mengamankan satu tempat di fase gugur.

Pelatih Graham Potter mengakui kualitas Prancis sangat luar biasa. Ia bahkan menyebut hampir tidak menemukan kelemahan yang benar-benar bisa dieksploitasi dari permainan lawannya. Meski demikian, Potter tetap optimistis timnya mampu memberikan perlawanan maksimal apabila seluruh pemain tampil disiplin dan menjalankan strategi dengan sempurna.

 

BACA JUGA: Maroko Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti Dramatis di Piala Dunia 2026

 

Prancis Wajib Waspadai Serangan Balik Swedia

Deschamps menilai Swedia memiliki sejumlah keunggulan yang tidak boleh dianggap remeh. Selain memiliki postur fisik yang kuat, lawannya juga berbahaya dalam serangan balik serta situasi bola mati. Karena itu, Prancis diperkirakan tetap akan bermain menyerang, tetapi dengan keseimbangan yang lebih baik agar tidak memberikan ruang bagi Swedia untuk melakukan transisi cepat.

 

Kondisi Skuad Kedua Tim

Prancis dipastikan kehilangan Marcus Thuram yang masih dibekap cedera. Selain itu, kondisi N'Golo Kanté masih terus dipantau menjelang pertandingan, meski terdapat peluang sang gelandang bisa kembali memperkuat tim. Sementara William Saliba juga berpotensi tersedia apabila dinyatakan pulih sepenuhnya.

Di kubu Swedia, kabar kurang baik datang dari lini belakang. Isak Hien dipastikan absen hingga akhir turnamen akibat mengalami cedera hamstring yang dideritanya saat menghadapi Jepang. Kehilangan bek utama tersebut menjadi tantangan tambahan bagi Graham Potter saat menghadapi lini depan Prancis yang sangat tajam.

 

Dengan performa yang ditunjukkan sepanjang fase grup, Prancis jelas lebih diunggulkan untuk melaju ke babak berikutnya. Kualitas individu pemain, kedalaman skuad, serta pengalaman di turnamen besar menjadi modal utama Les Bleus.

Di sisi lain, Swedia datang tanpa beban. Status sebagai underdog justru dapat menjadi keuntungan karena mereka bisa bermain lebih lepas sambil berharap mampu mengulang kejutan yang sering terjadi di fase gugur Piala Dunia.

Pertandingan ini diprediksi berlangsung menarik. Prancis akan berusaha menguasai jalannya laga melalui permainan menyerang, sedangkan Swedia kemungkinan memilih bertahan rapat dan mengandalkan serangan balik cepat maupun bola mati untuk menciptakan peluang.