Korban Kapal Nurul Salsa Tenggelam Bertambah Proses Pencarian Penumpang Masih Berlangsung

Korban kapal Nurul Salsa tenggelam masih menjadi perhatian publik setelah KM Nurul Salsa mengalami musibah di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Hingga laporan terbaru, tim SAR gabungan masih melakukan operasi pencarian terhadap penumpang yang belum ditemukan, sementara puluhan korban lainnya telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Kapal Diduga Mengalami Gangguan Mesin
Berdasarkan informasi dari tim penyelamat, KM Nurul Salsa bertolak dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7/2026). Saat pelayaran berlangsung, kapal dilaporkan mengalami kerusakan mesin ketika berada sekitar 43 mil laut dari pelabuhan tujuan. Kondisi tersebut menyebabkan kapal kehilangan kendali hingga akhirnya tenggelam.
Selain membawa penumpang dan awak kapal, kapal juga mengangkut berbagai muatan seperti kopra, sepeda motor, dan ternak. Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah pasti penumpang yang berada di atas kapal saat kejadian.
Perkembangan Data Korban
Berdasarkan pembaruan dari Basarnas, jumlah korban sementara adalah sebagai berikut:
- 46 orang berhasil diselamatkan
- 1 orang dinyatakan meninggal dunia
- 23 orang masih dalam pencarian
Pihak berwenang menegaskan bahwa data tersebut masih dapat berubah karena proses identifikasi korban dan pencarian masih terus dilakukan di lokasi kejadian.
Operasi SAR Menghadapi Cuaca yang Kurang Bersahabat
Dalam proses pencarian, tim SAR gabungan melibatkan berbagai instansi, di antaranya:
- Basarnas Makassar
- TNI
- Polri
- BPBD Kabupaten Kepulauan Selayar
- Syahbandar
- Polair
- Nelayan setempat
- Masyarakat pesisir
Upaya pencarian tidak berjalan mudah karena petugas harus menghadapi gelombang laut setinggi 2 hingga 2,5 meter yang disertai angin cukup kencang. Meski demikian, penyisiran terus dilakukan di sekitar lokasi tenggelamnya kapal demi menemukan seluruh korban yang masih hilang.
Keterangan Resmi dari Basarnas
Perkembangan operasi pencarian disampaikan oleh sejumlah pejabat Basarnas. Deputi Operasi Basarnas, Edy Prakoso, mengungkapkan bahwa proses evakuasi terus dilakukan dengan memperbarui data korban secara berkala agar sesuai dengan hasil verifikasi di lapangan.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, menjelaskan bahwa dugaan awal menunjukkan kapal mengalami gangguan mesin sebelum akhirnya tenggelam. Ia juga memastikan seluruh unsur SAR tetap bekerja maksimal untuk memperluas area pencarian.
Fokus Utama Menemukan Seluruh Korban
Basarnas menegaskan bahwa keselamatan dan pencarian seluruh penumpang menjadi prioritas utama. Seluruh personel yang terlibat terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat setempat untuk mempercepat proses pencarian.
Di sisi lain, keluarga korban masih menunggu kabar terbaru dengan harapan seluruh penumpang yang belum ditemukan dapat segera dievakuasi.
Sumber Informasi
Informasi dalam artikel ini dirangkum dari sejumlah sumber resmi, di antaranya:
- ANTARA News
- Basarnas Makassar
- detikcom
- Associated Press (AP News)
- Makassar Terkini
Musibah yang menimpa KM Nurul Salsa menjadi salah satu kecelakaan laut yang menyita perhatian masyarakat. Hingga laporan terbaru, 46 penumpang berhasil diselamatkan, satu orang meninggal dunia, dan 23 lainnya masih dalam proses pencarian. Tim SAR gabungan terus mengoptimalkan operasi di tengah kondisi cuaca yang menantang dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan.
Recent Posts
Kuliah Fleksibel di Semarang Jadi Solusi... 17.07.2026/25 View
Kuliah Tetap Jalan, Pekerjaan Tetap Aman,... 17.07.2026/24 View
Pilihan Kampus Swasta di Semarang dengan... 17.07.2026/23 View
Tinjauan Yuridis terhadap Praktik Pinjaman Online... 17.07.2026/29 View
