Sudaryono Resmi Pimpin Badan Gizi Nasional, Pemerintah Pastikan Program MBG Tetap Berlanjut


23 Jul 2026/wizdan ulum/berita/29 View

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki fase baru setelah Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik Sudaryati Deyang. Pergantian tersebut dilakukan menyusul pengunduran diri Nanik yang memutuskan berhenti dari jabatannya karena kondisi kesehatan.

Dilansir dari detikNews, Nanik menyampaikan pengunduran dirinya kepada Presiden Prabowo pada Rabu, 22 Juli 2026. Pada hari yang sama, Presiden langsung melantik Sudaryono sebagai Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta. Langkah cepat tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan tanpa mengalami kendala akibat pergantian kepemimpinan.

 

Alasan Pengunduran Diri Nanik

Keputusan Nanik untuk mengakhiri masa jabatannya didasarkan pada pertimbangan kondisi kesehatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Dikutip dari detikNews, Nanik mengungkapkan bahwa dirinya telah berdiskusi dengan Presiden Prabowo sebelum mengambil keputusan tersebut. Ia berencana menjalani pengobatan intensif, termasuk pemeriksaan dan perawatan di luar negeri untuk menangani gangguan pada jantung yang dideritanya.

Dalam kesempatan itu, Nanik juga menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden karena tidak dapat melanjutkan tugasnya memimpin Badan Gizi Nasional. Ia berharap proses pengobatan yang dijalani dapat berjalan dengan baik sehingga kesehatannya segera pulih.

 

Sudaryono Siap Melanjutkan Program Prioritas

Setelah menerima pengunduran diri Nanik, Presiden Prabowo mempercayakan kepemimpinan Badan Gizi Nasional kepada Sudaryono, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian.

Dilansir dari detikNews, pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 78/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional. Pemerintah menilai Sudaryono memiliki pengalaman yang relevan, khususnya dalam sektor pangan, sehingga diyakini mampu melanjutkan pengembangan Program Makan Bergizi Gratis.

 

Prioritaskan Pembenahan Tata Kelola

Usai dilantik, Sudaryono menegaskan bahwa pembenahan tata kelola organisasi menjadi agenda pertama yang akan dilakukan di lingkungan Badan Gizi Nasional.

Dikutip dari detikNews, ia menyampaikan bahwa penguatan sistem kerja, peningkatan transparansi, serta koordinasi yang lebih baik dengan kementerian dan lembaga terkait menjadi langkah penting untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Selain itu, evaluasi terhadap pelaksanaan program juga akan dilakukan secara menyeluruh agar kualitas layanan kepada masyarakat terus meningkat.

 

Nanik Tetap Berkontribusi untuk BGN

Meskipun telah mengundurkan diri dari jabatan Kepala BGN, Nanik dipastikan masih akan berperan dalam pengembangan lembaga tersebut.

Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang dikutip detikNews, Presiden Prabowo berencana membentuk Dewan Pengawas Badan Gizi Nasional dan mengusulkan Nanik sebagai ketuanya. Pengalaman yang dimiliki Nanik dinilai masih sangat dibutuhkan untuk memberikan masukan dalam aspek pengawasan dan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis.

 

Pemerintah Jamin Program MBG Tetap Berjalan

Pemerintah memastikan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional tidak akan mengganggu pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program strategis nasional.

Dengan kepemimpinan Sudaryono, pemerintah berharap pelaksanaan MBG semakin optimal melalui penguatan tata kelola organisasi, koordinasi antarlembaga yang lebih baik, serta distribusi makanan bergizi yang lebih efektif kepada masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas gizi sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia Indonesia.