Posisi Tuchel di Inggris Digoyang, Guardiola Mulai Disebut-sebut


18 Jul 2026/wizdan ulum/berita/10 View

Posisi Thomas Tuchel sebagai pelatih timnas Inggris mulai menjadi sorotan setelah The Three Lions gagal melaju ke final Piala Dunia 2026. Di tengah kritik yang bermunculan, nama Pep Guardiola kembali disebut-sebut sebagai calon pelatih Inggris.

Inggris harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Argentina pada babak semifinal. The Three Lions sempat unggul lebih dulu, tetapi Argentina mampu membalikkan keadaan dan memastikan tiket ke partai puncak.

Kekalahan tersebut membuat keputusan taktik Tuchel menjadi bahan perdebatan. Strategi Inggris yang dinilai terlalu pasif setelah unggul menjadi salah satu alasan kritik terhadap pelatih asal Jerman tersebut semakin menguat.

Tuchel Mendapat Sorotan Setelah Kekalahan dari Argentina

Dilansir Reuters, Tuchel membela keputusan yang diambilnya saat Inggris menghadapi Argentina. Pelatih berusia 52 tahun itu mengatakan dirinya tidak menyesali keputusan taktik maupun pergantian pemain yang dilakukan dalam pertandingan tersebut. Tuchel juga menolak anggapan bahwa pendekatannya terlalu defensif. Menurutnya, keputusan dalam pertandingan dibuat berdasarkan situasi yang terjadi di lapangan serta pengalaman yang dimilikinya.

Namun, kritik tetap bermunculan setelah Inggris kehilangan kendali permainan. Reuters melaporkan bahwa Inggris hanya mampu menguasai sekitar 12 persen penguasaan bola setelah mencetak gol pembuka. Kondisi tersebut membuat keputusan Tuchel untuk mengubah pendekatan permainan menjadi sorotan utama.

Nama Pep Guardiola Kembali Disebut

Di tengah meningkatnya kritik terhadap Tuchel, nama Pep Guardiola kembali muncul dalam pembicaraan mengenai masa depan timnas Inggris. Dikutip dari laporan The Athletic yang diberitakan kembali oleh sejumlah media, Guardiola disebut sempat memiliki kesepakatan verbal dengan Federasi Sepak Bola Inggris atau FA pada 2024 untuk menjadi pelatih The Three Lions.

Laporan tersebut menyebutkan Guardiola menjadi target utama FA setelah Gareth Southgate meninggalkan jabatannya. Namun, pelatih asal Spanyol itu kemudian memilih memperpanjang kontraknya bersama Manchester City. Setelah Guardiola memutuskan bertahan di klub, FA akhirnya menunjuk Tuchel sebagai pelatih timnas Inggris.

Guardiola Dianggap Sebagai Alternatif Menarik

Kembali munculnya nama Guardiola menjadi menarik karena pelatih asal Spanyol itu kini tidak lagi menangani Manchester City. Guardiola meninggalkan klub tersebut setelah musim 2025-2026. Dikutip dari laporan The Athletic, keputusan Guardiola untuk bertahan di Manchester City pada 2024 membuat FA beralih kepada Tuchel. Karena itu, munculnya kembali nama Guardiola di tengah sorotan terhadap Tuchel memicu spekulasi baru mengenai masa depan kursi pelatih Inggris.

Pengalaman Guardiola dalam menangani pemain-pemain top dan reputasinya sebagai salah satu pelatih terbaik dunia membuat namanya dianggap sebagai opsi menarik bagi Inggris.

FA Belum Berencana Mengganti Tuchel

Meski kritik terhadap Tuchel semakin ramai, belum ada indikasi resmi bahwa FA akan mengganti pelatih timnas Inggris dalam waktu dekat. Dilansir talkSPORT, FA disebut tidak memiliki rencana untuk memecat Tuchel setelah Inggris tersingkir dari Piala Dunia 2026. Pelatih asal Jerman itu juga masih terikat kontrak hingga Euro 2028.

Sebelumnya, Tuchel menegaskan komitmennya untuk tetap menangani Inggris hingga turnamen tersebut. Ia juga masih memiliki kesempatan untuk membawa The Three Lions meraih hasil positif pada laga perebutan tempat ketiga melawan Prancis.

Masa Depan Tuchel Tetap Menjadi Perhatian

Kekalahan dari Argentina membuat posisi Tuchel menjadi bahan perdebatan, meski Inggris berhasil mencapai semifinal Piala Dunia 2026. Dilansir Reuters, Tuchel menyebut pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Prancis sebagai kesempatan bagi Inggris untuk menunjukkan perkembangan dan merespons kekecewaan setelah gagal ke final.

Untuk saat ini, Tuchel masih dipercaya menangani Inggris. Namun, kritik terhadap keputusan taktiknya dan kembali munculnya nama Guardiola membuat masa depan sang pelatih tetap menarik untuk diperhatikan.